Representasi Alam dan Manusia dalam Novel Anak-Anak Pangaro Karya Nur Urnoto El Banbary (Tinjauan Ekokritik)

Helmiani Helmiani(1*), Juanda Juanda(2), Suarni Syam Saguni(3),

(1) Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar
(2) Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar
(3) Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/ijses.v2i2.23185

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang lingkungan berdasarkan kajian ekokritik Garrard. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Anak-Anak Pangaro Nun Urnoto El-Banbary menunjukkan kepedulian penulis terhadap lingkungan yang dituangkan dalam setiap dialog yang terdapat dalam novel. Ekokritik dalam novel Anak-Anak Pangaro ini direpresentasikan menonjol dengan menampilkan perusakan hutan, pencemaran lingkungan dan penggalian pasir di laut. Hasil penelitian ini menelusuri perkembangan gerakan dan eksplorasi konsep-konsep yang terkait tentang ekokritik, menurut garrad sebagai berikut: (a) pencemaran (pollution), (b) hutan belantara (wilderness), (c) bencana (apocalypse), (d) perumahan/tempat tinggal (dwelling), (e) binatang (animals), dan (f) bumi (earth).

 

Kata Kunci: Representasi, lingkungan, ekokritik, novel


Full Text:

PDF

References


Arimbi, Maimunah D.A.. 2010. Ecocriticism: Mencari Solusi Alternatif Persoalan Ekologis Melalui Pembacaan Karya Sastra. Sastra & Perubahan Sosial.Kumpulan Makalah Seminar. Solo: Fakultas Sastra dan Seni Rupa Publishing.

Banbary, Nun Urnoto El.2015. Anak-Anak Pangaro. Solo: Metamind.

Bertens, Hans. 2008. Basic literary Theory. London and New York: Taylor & Francis.

Buell, Lawrence. 2005. The Environmental Imagination. Cambridge: Harvard University Press.

Darman, Faradika. 2017. Representasi Manusia dan Alam dalam Puisi Aku Hujan Jati dan Indonesia karya Yacinta Kurniasih Jurnal Totobuang Vol. 05

Endaswara, Suwardi. 2016. Sastra Ekologis Teori dan Praktik Pengkajian. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Garrard, Greg. 2004. Ecocriticism. London and New York: Rouledge Journal.

Juanda. 2019. Ekokritik Film Avatar Karya James Cameron Sarana Pendidikan Lingkungan Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 1-9.

Moleong, J. Lexy. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Rosda.

Susilo, R. (2017). Kajian Ekologi Sastra Cinta Semanis Racun 99 Cerita Dari 9


Article Metrics

Abstract view : 77 times | PDF view : 19 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.