Tari Pabitte Passapu Sebagai Bahan Ajar Tari Tradisi Daerah Setempat di Madrasah Aliyah DDI Baburridha Bulukumba

Putri Pratiwi(1*), Rahma M(2),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/bl.v1i1.32325

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan materi ajar berupa tari Pabitte Passapu yang dibutuhkan pada pembelajaran Seni Budaya materi tari tradisi daerah setempat di kelas X di Madrasah Aliyah DDI Baburridha Bulukumba. Desain perancangan bahan ajar dalam penelitian menggunakan metode R&D diadaptasi dari model pengembangan 4D, yaitu define (tahap pendefenisian), design (tahap perencanaan), development (tahap pengembangan) dan dissemination (tahap penyebaran). Namun dalam penelitian ini, peneliti membatasi sampai pada tahap design yang dilanjutkan validasi terhadap materi yang dibuat. Subjek penelitian ini dikhususkan pada siswa kelas X. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa tari
Pabitte Passapu yang merupakan tarian lokal di Kabupaten Bulukumba valid dijadikan dijadikan sebagai bahan ajar yang menjadi panduan untuk siswa agar dapat belajar mandiri dan juga membantu guru untuk mengajar agar lebih terarah dan jelas sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif.

Kata Kunci: Pabitte Passapu, Bahan Ajar, Tari Daerah Setempat


This study aims to design teaching materials in the form of Pabitte Passapu dance which is needed in learning Cultural Arts for local traditional dance materials in class X at Madrasah Aliyah DDI Baburridha Bulukumba. The design of teaching materials in research using R&D method was adapted from the 4D development model, namely define, design, development and dissemination. However, in this study, the researcher limited it to the design stage which was followed by validation of the material made. The subject of this study was devoted to class X
students. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research conducted, it was found that the Pabitte Passapu dance which is a local dance in Bulukumba Regency is valid to be used as teaching material that becomes a guide for students to be able to study independently and also helps teachers to teach to be more focused and clear so that learning can run effectively. 

Keywords: Pabitte Passapu, Teaching Materials, Local Dance


Keywords


Pabitte Passapu; Teaching Materials; Local Dance;Pabitte Passapu;Bahan Ajar;Tari Daerah Setempat

Full Text:

PDF

References


Ihsan, F. (2005). Dasar-dasar Kependidikan. Palangkaraya: Rineka Cipta.

Lathief, H. (1982). Tari Tradisional Pa’bite Passapu di Kajang Bulukumba (Sebuah Pengantar Penelitian). Yogyakarta: LBS Yogyakarta.

Linda, J. (2020). Dance Creation Learning For Students In Sman 8 Gowa In The Pandemic Time. Sembadra, Journal of Arts and Education Studies, 2 (2), 99-110. https://journal.unesa.ac.id/index.php/Sembadra/article/view/11270

Mulyatiningsih, E. (2012). Metedologi Penelitian Terapan. Yogyakarta: Alfabeta.

Padalia, A. dan Salawati, B. (2019). Analysis of the Need for Development of Dance Learning Devices in South Sulawesi in Students of Sendratasik Education FSD, State University, Makassar (Dance CD Dance Mallatu ’Pakkuru Sumange Coffee and Dance’). Proceedings of the International Conference Primary Education Research Pivotal Literature and Research UNNES 2018 (IC PEOPLE UNNES 2018). Diakses dari https://www.atlantis-press.com/proceedings/icpeopleunnes-18/55913331

Prusdianto. (2021). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Naskah Lakon Berbasis Blended Learning pada Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian 2021 “Penguatan Riset, Inovasi, dan Kreativitas Peneliti di Era Pandemi Covid-19”. Diakses dari https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/25416/12755.

Rahma M. (2019). Makna Simbolik Tari Pabitte Passapu Pada Upacara Pernikahan di Kecamatan Kajang. Prosiding Seminar Nasional LP2M UNM “Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”. Diakses dari https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/11391/6676.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & R&D, Bandung: Alfabeta.

________. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & R&D, Bandung: Alfabeta.

Sulastianto, H. (2007). Seni dan Budaya. Jakarta: PT. Grafindo Media Pratama.

Syakhruni dan Prusdianto. (2020). Pengkaryaan Tari Kreasi di SMP Negeri 3 Bissapu Kabupaten Bantaeng. Jurnal Dedikasi, 22 (1), 63-68. https://doi.org/10.26858/dedikasi.v22i1.13824.

Yatim, H., dan Jufri, M. (2015). Learning Model Of The Dance Art Based On Playing As An Effort To Increase Creativity Of Children In Kindergarten. International Journal of Academic Research, 7.

Salam, S., Sukarman, S., Hasnawati, H., & Muhaemin, M. (2020). Pengetahuan Dasar Seni Rupa (1st ed.). Badan Penerbit UNM. https://www.researchgate.net/publication/339642698_PENGETAHUAN_DASAR_SENI_RUPA


Article Metrics

Abstract view : 30 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Alamat Redaksi:
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung
Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Email: botinglangi@gmail.com

Creative Commons License
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Boting Langi indexed by