Deteksi Antibakteri pada Ekstrak Daun Murbei (Morus alba L.) dari Beberapa Lokasi Pengambilan Sampel Tanaman di Sulawesi Selatan

Alimuddin Ali(1*), Sukriani Kursia(2), Nadia Nadia(3),

(1) UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
(2) UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
(3) UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/bionature.v17i2.2833

Abstract


Murbei (Morus albaL.) merupakan salah satu jenis tanaman yang telah digunakan oleh masyarakat sebagai sumber bahan obat seperti antioksidan, antidiabetes, antihipertensi, hipolipidemik, demam, flu, batuk, antiemetik dan gangguan saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi aktivitas antibakteri daun murbei dari daerah Soppeng, Gowa dan Enrekang terhadap bakteri Escherichia coli. Daun murbei diekstraksi menggunakan larutan penyari etanol 70% dan etil asetat. Metode pengujian aktivitas antibakteri yang dilakukan adalah metode difusi agar dan analisis KLT bioautografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun murbei asal kab.Soppeng, Gowa dan Enrekang memiliki potensi aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan yang memiliki potensi baik sebagai aktivitas antibakteri ialah ekstrak etanol dari daerah soppeng pada konsentrasi 10% dengan diameter zona hambatan yaitu 9,89 mm. Hasil pengujian analisis KLT bioautografi ekstrak etil asetat menunjukkan adanya aktivitas antibakteri dengan spot noda dari daerah Soppeng 5 noda, Gowa 6 noda dan Enrekang 6 noda sedangkan ekstrak etanol tidak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli.
Kata kunci: Daun Murbei, Aktivitas Antibakteri, Difusi Agar, dan KLT Bioautografi.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 848 times | PDF view : 1630 times

Refbacks



Copyright (c) 2017 bionature



Jurusan BiologiĀ 
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Makasar

Flag Counter