Efek Hipoglikemic Kombinasi Infusa Biji Alpukat (Persea americana Mill) dan Biji Pepaya (Carica papaya (L.) var. Bangkok) Asal Kab. Pinrang pada Tikus (Rattus norvegicus) Jantan

Safriani Rahman(1*), Rahmawati .(2), Nurkhalifah .(3),

(1) State University Of Makassar
(2) Universitas Muslim Indonesia
(3) Universitas Muslim Indonesia
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/bionature.v15i2.1557

Abstract


Secara empiris biji alpukat dan biji pepaya digunakan sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi yang efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) dari kombinasi infusa biji alpukat  dan biji pepaya varietas Bangkok. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi dalam 8 kelompok yaitu 2 kelompok kontrol (normal dan negatif), 2 kelompok perlakuan yang diberikan infus biji alpukat dan biji pepaya, 3 kelompok perlakuan yang diberikan kombinasi infus biji alpukat dan biji pepaya konsentrasi 0,4% v/v, 0,6% v/v, dan 0,8% v/v, dan 1 kelompok pembanding yang diberikan glibenklamid. Semua kelompok perlakuan diberikan sediaan uji secara oral selama 14 hari. Sebelum perlakuan tikus terlebih dahulu diinduksi dengan aloksan 120 mg/kgBB secara intraperitonial. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke -1, -3, -7, -11, dan -14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi infus biji pepaya dan biji alpukat konsentrasi 0,4% v/v, 0,6% v/v , dan 0,8% v/v memberikan efek dalam menurunkan kadar glukosa darah  dan konsentrasi yang paling efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah adalah konsentrasi 0,6% v/v.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 292 times | PDF view : 1179 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 bionature



Jurusan Biologi 
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Makasar

Flag Counter