KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM FILM UANG PANAI’ MAHAL(R) (KAJIAN FEMINISME LIBERAL)

Indri Maulidina S(1*), Ramly Ramly(2), Hajrah Hajrah(3),

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author



Abstract


Kedudukan Perempuan dalam Film Uang Panai’ (Kajian Feminisme Liberal). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah gambar-gambar cuplikan film serta dialog yang ada pada film yang menggambarkan bagaimana kedudukan seorang perempuan, penindasan, serta perlawanan yang dilakukan oleh tokoh utama perempuan dalam film uang panai’. Sumber data dalam penelitian ini adalah Film Uang Panai’ Maha(r)L karya produki Sineas Makassar Makkita Cinema Production pada pertengahan tahun 2016. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa kedudukan perempuan dalam film uang panai’ dapat didasarkan oleh dua hal yakni berdasarkan apa yang telah dicapai dan berdasarkan latar belakang keluarga. Adapun yang membuat seseorang mendapatkan kedudukan pada masyarakat yang didapatkan berkat sesuatu keahlian yang dicapat yakni memiliki kecerdasan, keahlian, kesuksesan, pekerjaan, dan juga pendidikan. Sedangkan kedudukan yang didapatkan berdasarkan latar belakang adalah keturunan keluarga.     


Keywords


: film, uang panai’, feminisme, kedudukan

Full Text:

PDF

References


Damis, M. (2020). Makna Tradisi-Dui’Menre’ / Uang Panai’ di Kota Manado (Studi Kasus Perkawinan) Eksogami perantai Pria Bugis-Makassar di Manado. Holistik, journal of social and culture, 3(4).

Kasiyan. 2008. Manipulasi dan Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan. Yogyakarta: Ombak.

Lie, Shirley. 2005. Pembebasan Tubuh Perempuan. Jakarta: PT Grasindo.

Musrifah. (2018). Feminisme Liberal dalam Novel Sepenggal Bulan Untukmu Karya Zaenal Fanami. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(1), 84-100.

Nurlisa. (2017). Kedudukan Tokoh Perempuan dalam Kumpulan Cerpen SAIA karya Djenar Maesa Ayu. E-library UNM; Thesis.unm.ac.id (diakses 22 Oktober 2020).

Rahmawati. (2015). Integrasi Nilai Budaya Siri’ dan Pacce Masyarakat Bugis-Makassar dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Nusantara Indonesia vol.1 hal.5.

Ramadan, Djadu. (2018). Makna Pesan Budaya Tradisional dalam Film (Analisis Semiotika Budaya Bugis-Makassar dalam Film Uang Panai’ Maha (r)L). Thesis University of Muhammadiyah Malang.Rohtama, Y., Murtadlo, A., & D, D. (2018). Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Pelabuhan Terakhir Karya Roidah: Kajian Feminisme Liberal. Jurnal Ilmu Budaya, 2(3), 221–232.

Yansa, H., Basuki, Y., Yusuf, K.. M., Perkasa. W.A. (2016). Uang Panai’ dan Status Sosial Perempuan dalam Perspektif Budaya Siri’ pada Perkawinan Suku Bugis-Makassar Sulawesi Selatan. Jurnal PENA:3(2).

Yulianingsih D. (2017). Representasi kedudukan tokoh perempuan dalam novel bumi manusia karya pramoedya ananta toer (tinjauan feminisme sosialis iris young). E-library UNM; Thesis.unm.ac.id (diakses 22 Oktober 2020).


Article Metrics

Abstract view : 239 times | PDF view : 32 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Indri Maulidina S, Ramly Ramly, Hajrah Hajrah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Department of Indonesian Language, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar in cooperate with Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI). 

Indexed by:

 

  Email: [email protected]


Address: Department of Indonesian Language Office, DG Building Second Floor, UNM Parangtambung Campus, Daeng Tata Raya Street, Makassar, South Sulawesi, Indonesia

 

INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License