Determinasi Kata “Hebat” dalam Sebuah Karya Seni Rupa

Muhammad Suyudi(1*), Muhammad Muhaemin(2),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/njad.v6i2.39913

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari kata “hebat” pada sebuah karya seni rupa. Metode yang digunakan yaitu analisis Feldman yang mengurai deskripsi, analisis, interpretasi dan penilaian dalam sebuah karya seni. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa determinasi karya seni yang disebut hebat mengakomodir diri sebagai karya terpenting yang pernah dibuat dari banyak karya yang pernah lahir. Sebuah karya lukis yang dikatakan  “hebat” besar kemungkinan akan sulit untuk dapat dimengerti pada awalnya, namun saat ketika mendalaminya, maka kita akan mendapati sesuatu yang melampaui rupa yang sedang kita pandangi. sebuah karya seni haruslah mampu  memiliki nilai yang dapat  melingkupi umat manusia secara luas dan tidak hanya dibatasi oleh masa dan tempat. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan dalam menganalisis karya seni modern.

 

This study aims to determine the meaning of the word "great" in a work of art. The method used is Feldman's analysis which breaks down the description, analysis, interpretation, and assessment of a work of art. The results of the research show that the determination of a work of art that is called great accommodates itself as the most important work ever made of the many works that have ever been born. A work of painting that is said to be "great" will most likely be difficult to understand at first, but when we delve deeper into it, we will find something that goes beyond the appearance we are looking at. a work of art must be able to have a value that can encompass humanity broadly and not only be limited by time and place. The implications of this research can be used in analyzing modern artworks.


Keywords


Determinasi; Hebat; Karya seni rupa

Full Text:

PDF

References


Feldman, E. B. (1970). Becoming human through art: Aesthetic experience in the school. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Cahyana, A., Pandanwangi, A., Widyasari, L., & Santosa, H. (2009). Tubuh Sebagai Media Ungkap Pada Bahasa Rupa Karya Lukis Hendra Gunawan dan Jeihan Sukmantoro. 1–92.

Irfan. (2016). Perkembangan Seni Rupa Modern dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Video Art di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional “Lintas Budaya Nusantara” Kerjasama Program Pascasarjana Unnes 1 Dengan Program Pascasarjana UNM, May, 1–11.

Jennong, A. H. (2014). Krisis dalam “Penilaian Seni.” Extension Course Filsafat, 1(1), 1–4.

Prasetya, N. A., Budi, S., & Nurcahyanti, D. (2021). Kritik Seni Ekspresivistik pada Karya Dekoratif Widayat. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 24(1), 1–8. https://doi.org/10.24821/ars.v24i1.4674

Purwaningsih, E. (2022). Urgensi Kebutuhan Pembelajaran Ekonomi Berkarakter Berbasis Kelas Di Sma. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 14(1), 74. https://doi.org/10.26418/jvip.v14i1.43383

Rizqia, M. R., & Nagara, M. R. (2021). Pendekatan Kritik Seni Terhadap Pameran Marakayangan Drawing Sebagai Perayaan Bulan Menggambar Nasional. 1(1), 1–9.

Rondhi, M. (2014). Fungsi Seni bagi Kehidupan Manusia: Kajian Teoretik. Imajinasi: Jurnal Seni, VIII(2), 115–128.

Suardana, I. W. (2015). Pengembangan Metode Analisis Bentuk Dalam Pengajaran Seni Lukis Di Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fbs Uny. Imaji, 7(2). https://doi.org/10.21831/imaji.v5i1.6685

Suharto, S. (2007). Refleksi Teori Kritik Seni Holistik : Sebuah Pendekatan Alternatifdalam Penelitian Kualitatif bagi Mahasiswa Seni. Harmonia Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni, 8(1).

Sukmaraga, L. (n.d.). Galeri Seni Rupa Modern di Yogyakarta (Interpretasi Seni Rupa Modern ke Dalam Arsitektur). Skripsi.


Article Metrics

Abstract view : 170 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh:

Program Studi Pendidikan Seni Rupa PPs Universitas Negeri Makassar.

Alamat Jl. Bonto Langkasa Gunung Sari Makassar, 90222

Kampus PPs UNM Makassar, Indonesia. Email: [email protected]

Creative Commons License
Nuansa Journal of Arts and Design is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

NJAD indexed by