Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik dengan Penerapan Apersepsi Visual Menggunakan Model Problem Based Learning

Nafin Nihayati(1*), Muh Said(2), Wahyuningsih Wahyuningsih(3),

(1) SMP Negeri 7 Kunto Darussalam, Indonesia
(2) Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
(3) SMP Negeri 8 Makassar, Indonesia
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/lageografia.v20i3.36063

Abstract


Students' interest in learning to take part in learning is a fundamental thing that affects the learning process. Students who have a high interest in learning in the learning process can support the learning process to be better and more active. Based on the observations found by the author based on observational data, the teacher uses a conventional model (lecture) which causes students' low interest in learning to follow the learning process. There are 17 or 36% of students showing interest in learning process. The rest of the students' interest in learning is low. This is due to the lack of attractive learning methods applied by teachers in the learning process activities. Through innovation with the application of visual apperception by applying the PBL (problem based learning) model, it showed a fairly good increase in student interest in learning in class VIII on social mobility material. The results showed that the data on increasing student interest in learning by applying visual apperception using the Problem Based Learning model were 42 students or 88% who showed interest in learning in social mobility lessons. This proves that providing visual apperception is very important so that it can increase student interest in learning in class VIII of SMP Negeri 7 Kunto Darussalam.


Abstrak

Minat belajar siswa mengikuti pembelajaran adalah hal mendasar yang mempengaruhi proses pembelajaran. Siswa yang mempunyai minat belajar tinggi dalam proses pembelajaran dapat menunjang proses pembelajaran untuk semakin baik dan aktif. Berdasarkan pengamatan yang ditemui penulis berdasarkan data observasi, guru menggunakan model konvensional (ceramah) yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Terdapat 17 siswa atau 36% siswa memperlihatkan minat belajarnya dalam proses pembelajaran. Sisanya minat belajar siswa rendah. Hal ini di karenakan kurang menarik metode pembelajaran yang diterapkan guru dalam kegiatan proses pembelajaran. Melalui inovasi dengan penerapan apersepsi visual dengan menerapkan model PBL (problem based learning) menunjukkan peningkatan yang cukup baik pada minat belajar siswa dikelas VIII pada materi mobilitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan data peningkatan minat belajar siswa  dengan diterapkan  apersepsi visual menggunakan model Problem Based Learning sebanyak 42 siswa atau 88% yang menunjukkan minat belajarnya pada pelajaran mobilitas sosial. Hal ini membuktikan bahwa memberikan apersepsi visual sangatlah penting sehingga dapat meningkat minat belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Kunto Darussalam.


Keywords


minat belajar; apersepsi; project basic learning

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 3. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=j5EmEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=BUKU+evaluasi+pendidikan&ots=6uvQFkvLVL&sig=cJB-qSmPKi-1BUY8hH4XKUngexs

Arikunto, Suharsimi. (2019). Prosedur penelitian.

Duhita, S. A., Suprapta, S., & Hasriyanti, H. (2020). Problematika Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Geografi. LaGeografia, 18(2), 109-116. https://doi.org/10.35580/lageografia.v18i2.11942

Fatchan, A. (2015). Metode penelitian kualitatif (pendekatan etnografi dan etnometodologi untuk penelitian ilmu-ilmu sosial). Yogyakarta: Ombak.

Hanik, U., & Wulan, N. (2018). Apersepsi Dalam Pembelajaran Kaitannya Dengan Kesiapan Dan Hasil Belajar. Edu Math Journal Prodi Pendidikan Matematika, 6(2).

Hasriyanti, H. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (Circ) Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas. LaGeografia, 18(1), 36-42. https://doi.org/10.35580/lga.v18i1.10974

Kartika, S. D. (2016). Peran Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di SMP PGRI 2 Ciledug.

Ningsih, N., Mastuti, S. E., & Aminuyati, A. (2013). Perbedaan Pengaruh Pemberian Apersepsi Terhadap Kesiapan Belajar Siswa Mata Pelajaran IPS Kelas VII A. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(6).

Nur, B. N. (2018). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 12 MAKASSAR. LaGeografia. https://doi.org/10.35580/lga.v17i1.7339

Nurhasanah, S., & Sobandi, A. (2016). Minat belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran (JPManper), 1(1), 128-135. https://doi.org/10.17509/jpm.v1i1.3264

Rahmawati, Y. (2015). Pengaruh Kondisi Ekonomi Orang Tua, Lingkungan Sekolah, dan Prestasi Belajar Terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan Tinggi. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 3(2).

Sardiman, A. M. (2020). Interaksi & motivasi belajar mengajar.

Satria, I., & Kusumah, R. G. T. (2019). Analisis Keterkaitan Motivasi Dan Apersepsi Terhadap Hasil Belajar IPS. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 1(1), 114-123.

Slameto, B. (2010). Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Surahman, E., & Mukminan, M. (2017). Peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar dalam meningkatkan sikap sosial dan tanggung jawab sosial siswa SMP. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(1), 1-13. https://doi.org/10.21831/hsjpi.v4i1.8660

Susilowati, D. (2018). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) solusi alternatif problematika pembelajaran. Jurnal Ilmiah Edunomika, 2(01). https://doi.org/10.29040/jie.v2i01.175

Tari, E., & Hutapea, R. H. (2020). Peran guru dalam pengembangan peserta didik di era Digital. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 1(1), 1-13. https://doi.org/10.54553/kharisma.v1i1.1

Tripusa, A., Mashudi, M., & Aminuyati, A. (2019). Peran guru Membentuk Karakter Siswa Pada Pembelajaran IPS Di SMP Negeri 24 Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(8).

Winartha, I. M. (2006). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Yogyakarta: Gaha Ilmu.


Article Metrics

Abstract view : 336 times | PDF view : 139 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Nafin Nihayati, Muh Said, Wahyuningsih Wahyuningsih

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

 

LaGeografia: Jurnal Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar.

Email: lageografia@unm.ac.id | +6285298749260

 

Editorial Office

Flag Counter