Morfologi Dasar Laut Dote (Laut Halmahera) Kabupaten Halmahera Tengah

Erik Febriarta(1*), Septian Vienastra(2), Nurul Khakhim(3), Ajeng Larasati(4),

(1) Program Studi Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Sumber Daya Alam, Institut Teknologi Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
(2) Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND, Yogyakarta
(3) Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Daerah Istimewa Yogyakarta
(4) Palawa Karya, Daerah Istimewa Yogyakarta
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/lageografia.v20i3.17473

Abstract


Dote Village is located in Central Halmahera Regency with hilly morphology in the north and the coast bordering the Dote Sea (Halmahera Sea) in the south. The main transportation access in Dote Village is sea transportation. The condition of the Dote Sea waters which is busy with local transportation activities between villages requires updating data as basic information on the condition of the seabed depth (bathymetry). Seabed depth data can be obtained from bathymetric measurements and tidal analysis as a correction for bathymetric measurements. The morphological conditions of the seabed can provide information on the topographic characteristics of the seabed. Based on these conditions, the purpose of this research is to map the depth of the seabed (bathymetry) in the Dote Sea of Halmahera. The method used is direct measurement with echosunder. Then corrected with secondary data in the form of tidal condition data. Analysis of the data used is the value of the sea depth measured by echosounder compared to the mean sea level (MSL) (calculation of tides). Then mapping the morphology of the seabed using the slope method. The data used is the value of the depth of the sea (bathymetry) which is converted into the value of the slope with the analysis of the slope of the horton slope. Based on the measurement results, it is known that the bathymetry shows that the regional morphological conditions of the seabed slopes of the Halmahera Sea Dote are sloping.


Abstrak

Desa Dote berada di Kabupeten Halmahera Tengah dengan morfologi perbukitan di bagian utara dan pesisir yang berbatasan dengan Laut Dote (Laut Halmahera) di bagian selatan. Akses transportasi utama di Desa Dote adalah transportasi laut. Kondisi perairan Laut Dote yang ramai dengan kegiatan transpotasi lokal antar desa memerlukan pembaharuan data sebagai informasi dasar kondisi kedalaman dasar laut (batimetri). Data kedalaman dasar laut dapat diperoleh dari pengukuran batimetri dan analisis pasang surut sebagai koreksi pengukuran batimetri. Kondisi morofologi dasar laut dapat memberikan informasi karakteristik topografi dasar laut. Berdasarkan kondisi tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah pemetaan kedalaman dasar laut (batimetri) di Perairan Dote Laut Halmahera. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung dengan alat perum gema (echosunder). Kemudian dikoreksi dengan data sekunder berupa data kondisi pasang surut. Analisis data yang digunakan adalah nilai kedalaman laut hasil pengkuran dengan echosounder dibandingkan dengan nilai tinggi muka laut rata-rata atau mean sea level (MSL) (perhitungan pasang surut). Kemudian pemetaan morfologi dasar laut menggunakan metode kemiringan lereng. Data yang digunakan adalah nilai kedalaman laut (batimetri) yang dikonversi menjadi nilai kemiringan lereng dengan analisis kemiringan lereng horton. Berdasarkan hasil pengukuran diketahui batimetri diketahui bahwa kondisi morfologi regional lereng dasar laut Dote Laut Halmahera termasuk miring.



Keywords


bathymetr; echosounder; halmahera sea; morphology; tides

Full Text:

PDF

References


Anzari, R., Hartoni, H., & Surbakti, H. (2017). Pemetaan Batimetri Menggunakan Metode Akustik di Muara Sungai Lumpur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Maspasri, 9(2), 77–84.

Armoškaitė, A., Puriņa, I., Aigars, J., Strāķe, S., Pakalniete, K., Frederiksen, P., Schrøder, L., & Hansen, H. S. (2020). Establishing the links between marine ecosystem components, functions and services: An ecosystem service assessment tool. Ocean & Coastal Management, 193, 105229. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2020.105229

Badrutamam, M., Satriadi, A., & Ismanto, A. (2020). Studi Batimetri dan Topografi Dasar Laut untuk Penentuan Jalur Peletakan Kabel Bawah Laut di Perairan Lampung-Pulau Pahawang. Jurnal of Oceanography, 2(2), 1–15.

BIG. (2017). Peta Rupa Bumi Indonesia. Badan Informasi Geospasial (BIG).

Bird, E. (2008). Coastal Geomorpholyogy an Introduction. John Wiley and Sons.

BSN. (2014a). Standar Nasional Indonesia (SNI) nomor 7645-1:2014 tentang Klasifikasi penutup lahan-bagian 1: Skala kecil dan menengah. Badan Standardisasi Nasional (BSN).

BSN. (2014b). Standar Nasional Indonesia 7963:2014 Pengamatan Pasang Surut. Badan Standaridisasi Nasional (BSN).

BSN. (2016a). Standar Nasional Indonesia (SNI) 8291:2016 tentang Penyusunan dan Penentuan Zona Kerentanan Gerakan Tanah. Badan Standardisasi Nasional (BSN).

BSN. (2016b). Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 8283:2016 Metode Pengukuran Kedalaman Menggunakan Alat Perum Gema Untuk Menghasilkan Peta Batimetri. Badan Standaridisasi Nasional (BSN).

CHEN, L., PANG, X., LIU, J., HAN, J., FENG, X., HU, L., ZHENG, J., & PENG, G. (2015). Characteristics and identification of high quality deep-water gravity flow sandstone reservoirs in Baiyun sag, Pearl River Mouth Basin, South China Sea. Petroleum Exploration and Development, 42(4), 507–515. https://doi.org/10.1016/S1876-3804(15)30043-4

Davidson, R., & Arnott. (2010). An introduction to Costal Processes and Geomorphology. Cambrige University Press.

Dewi, L. S., Ismanto, A., & Indrayanti, E. (2015). Pemetaan Batimetri Mengunakan Singel beam Echosounder di Perairan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Oseanorafi, 4(1), 38–43.

Dudkov, I., & Dorokhova, E. (2020). Multibeam bathymetry data of Discovery Gap in the eastern North Atlantic. Data in Brief, 31, 105679. https://doi.org/10.1016/j.dib.2020.105679

El-Geziry, T. M. (2020). Sea-level, tides and residuals in Alexandria Eastern Harbour, Egypt. The Egyptian Journal of Aquatic Research. https://doi.org/10.1016/j.ejar.2020.10.003

Elfatma, O. (2020). Fitur Pengganti Untuk Interpretasi Garis Pantai Bentuk Lahan Karst dan Fluvio-Marin. LaGeografia, 18(3), 245–254.

Febriarta, E., & Riasasi, W. (2019). Karakteristik Kualitas Air Embung Tambakboyo Di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Seminar Nasional Pengelolaan Pesisir Dan Daerah Aliran Sungai Ke-5, 5, 117–123.

Febriarta, E., & Vienastra, S. (2019). Pemetaan Batimetri dan Analisis Pasangsurut Untuk Perencanaan Dermaga di Pulau Yeben, Kecamatan Maeos Mansar, Kabupaten Raja Ampat Papua Barat. In SEMINAR NASIONAL IV Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai (Vol. 5, pp. 27–34).

Febriarta, E., Vienastra, S., & Rosaji, F. S. candra. (2018). Identifikasi Kapasitas Embung Tambakboyo Yogyakarta. SEMINAR NASIONAL IV Pengelolaan Pesisir Dan Daerah Aliran Sungai, 4, 200–210.

Febriarta, E., Vienastra, S., Suyanto, A., & Larasati, A. (2020). Pengukuran Dasar Telaga menggunakan Alat Perum Gema Untuk Menghasilkan Peta Batimetri di Telaga Winong Yogyakarta. Geomedia: Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 18(1), 50–59. https://doi.org/10.21831/gm.v18i1.31117

Garmin. (2015). Manual Garmin GPS Maps And Echosounder Garmin. Garmin.

Jagalingam, P., Akshaya, B. J., & Hegde, A. V. (2015). Bathymetry Mapping Using Landsat 8 Satellite Imagery. Procedia Engineering, 116, 560–566. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2015.08.326

Johnson, S. Y., Beeson, J. W., Watt, J. T., Sliter, R. W., & Papesh, A. G. (2020). Controls on sediment distribution in the coastal zone of the central California transform continental margin, USA. Marine Geology, 420, 106085. https://doi.org/10.1016/j.margeo.2019.106085

Kasvi, E., Salmela, J., Lotsari, E., Kumpula, T., & Lane, S. N. (2019). Comparison of remote sensing based approaches for mapping bathymetry of shallow, clear water rivers. Geomorphology, 333, 180–197. https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2019.02.017

Lahay, A., Djamaluddin, R. R., Manengkey, H. W. K., & Djabar, B. (2020). Pemetaan Batimetri Pantai Malalayang Dua, kota Manado. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(3), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.35800/jplt.8.3.2020.30445

Lubis, M. Z., & Anurogo, W. (2017). IDENTIFIKASI PROFIL DASAR LAUT MENGGUNAKAN INSTRUMEN SIDE SCAN SONAR DENGAN METODE BEAM PATTERN DISCRETE-EQUI-SPACED UNSHADED LINE ARRAY. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 10(1), 87. https://doi.org/10.21107/jk.v10i1.2563

MEA. (2005). Ecosystems and Human Well- Being: Synthesis. Island Press.

Merwade, V. M., Maidment, D. R., & Goff, J. A. (2006). Anisotropic considerations while interpolating river channel bathymetry. Journal of Hydrology, 331(3–4), 731–741. https://doi.org/10.1016/j.jhydrol.2006.06.018

Murali, R. M., M., A., & P., V. (2018). A new insight to vulnerability of Central Odisha coast, India using analytical hierarchical process (AHP) based approach. Journal of Coastal Conservation, 22(4), 799–819. https://doi.org/10.1007/s11852-018-0610-4

O’Brien, P. E., Post, A. L., Edwards, S., Martin, T., Caburlotto, A., Donda, F., Leitchenkov, G., Romeo, R., Duffy, M., Evangelinos, D., Holder, L., Leventer, A., López-Quirós, A., Opdyke, B. N., & Armand, L. K. (2020). Continental slope and rise geomorphology seaward of the Totten Glacier, East Antarctica (112°E-122°E). Marine Geology, 427, 106221. https://doi.org/10.1016/j.margeo.2020.106221

Ondara, K., & Rahmawan, G. A. (2020). PEMANTAUAN SEDIMENTASI MENGGUNAKAN DATA BATIMETRI HIGH FRECUENCY DI PERAIRAN SAYUNG, DEMAK-JAWA TENGAH. GEOMATIKA, 26(1), 1. https://doi.org/10.24895/JIG.2020.26-1.987

Pasomba, T., Jasin, M. I., & Jansen, T. (2019). Analisis Pasang Surut Pada Daerah Pantai Tobololo Kelurahan Tobololo Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Jurnal Sipil Statik, 7(11), 1515–1526.

Prakash, T. N., Nair, L. S., & Shahul Hameed, T. S. (2015). Geomorphology and Physical Oceanography of the Lakshadweep Coral Islands in the Indian Ocean. Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-12367-7

Pusriskel. (2020). Prediksi Pasang Surut Ternate 2018. Pusat Riset kelautan (Pusriskel).

Sankari, T. S., Chandramouli, A. R., Gokul, K., Surya, S. S. M., & Saravanavel, J. (2015). Coastal Vulnerability Mapping Using Geospatial Technologies in Cuddalore-Pichavaram Coastal Tract, Tamil Nadu, India. Aquatic Procedia, 4, 412–418. https://doi.org/10.1016/j.aqpro.2015.02.055

Saputra, A. D., Setiyono, H., & Saputro, A. A. D. (2016). Pemetaan Batimetri dan Sedimen Dasar di Perairan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. BULETIN OSEANOGRAFI MARINA, 5(1), 38. https://doi.org/10.14710/buloma.v5i1.11294

Talif, M. (2017). Analisa Data Multibeam Echosunder Dan Side Scan Sonar Untuk Identifikasi Fitur Dasar Laut Di Perairan Kepulauan Riau (Tugas Akhi). Jurusan Teknik Geomatika Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan. Institut Teknologi Sepuluh November.

Trinanda, T. C. (2017). Pengelolaan Wilayah Pesisir Indonesia dalam Rangka Pembangunan Berbasis Pelestarian Lingkungan. Matra Pembaruan, 75–84. https://doi.org/10.21787/mp.1.2.2017.75-84

Utami, W. T., & Pratomo, D. G. (2009). Pengaruh Topografi Dasar Laut Terhadap Gerakan Arus Laut. Journal of Geodesy and Geomatics, 5(1), 59–65. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.12962/j24423998.v5i1.7332

Wackernagel, H. (2003). Multivariate Geostatistics. Springer Berlin Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-662-05294-5

Yu, Y., Zhang, C., Wang, L., Li, S., Hursthouse, A., Huang, Y., & Cao, T. (2021). Sedimentary characteristics and genetic mechanism of a deep-water channel system in the Zhujiang Formation of Baiyun Sag, Pearl River Mouth Basin. Deep Sea Research Part I: Oceanographic Research Papers, 168, 103456. https://doi.org/10.1016/j.dsr.2020.103456

Zuidam, R A. (1983). Guide to Geomorphologic aerial photographic interpretation and mapping. Enschede: Section of Geology and Geomorphology ITC.

Zuidam, Robert A. van. (1985). Aerial Photo-Interpretation in Terrain Analysis and Geomorphology Mapping. Smith Publisher The Hague, ITC.


Article Metrics

Abstract view : 457 times | PDF view : 117 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Erik Febriarta, Septian Vienastra, Nurul Khakhim, Ajeng Larasati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

 

LaGeografia: Jurnal Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar.

Email: lageografia@unm.ac.id | +6285298749260

 

Editorial Office

Flag Counter