ANALISIS KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA SMA NEGERI 5 MAKASSAR

Andi Muhsin Hidayat(1*), Khaeruddin Khaeruddin(2), Muh Sidin Ali(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/jspf.v14i2.10800

Abstract


Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kreativitas fisika peserta didik pada kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November Tahun 2017 dengan materi suhu dan kalor. Teknik penentuan subjek penelitian menggunakan purposive sampling dengan jumlah subjek yang diambil sebanyak 64 orang. Pengambilan data menggunakan instrumen tes sebanyak 10 nomor yang telah divalidasi oleh pakar dan diuji dengan validitas item. Hasil analisis penelitian menunjukkan skor rata-rata peserta didik berada dalam interval kategori sedang dan jumlah peserta didik dominan memperoleh skor dengan kategori sedang. Olehnya itu kesimpulan yang diambil yaitu kreativitas peserta didik berada dalam kategori sedang dengan skor rata-rata peserta didik 22.4 dari skor maksimal 40.

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.

Adams, K. (2005). The Sources of Innovation and Creativity. America: National Center on Education and the Economy.

Ali, M., & Asrori, M. (2004). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.

Ali, S., & Khaeruddin. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Anderson, & Krathwohl. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing : A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. New York: Addison Wesley Longman Inc.

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Aryawan, P., Sulastri, M., & Sedanayasa, G. (2014). Pengaruh Konseling Kelompok dengan Pelatihan Tutor Sebaya terhadap Kepemimpinan Siswa Peserta SMANSA Conseling Club (SSC) di SMA Negeri 1 Singaraja. E-Journal Undiksha Jurusan Bimbingan Konseling, 1-10.

Danim, S. (2010). Profesionalisasi dan Etika Profesi Guru. Bandung: CV Alfabeta.

Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar terjemahan. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Hartati, B., Sarwi, S., & Khanafiyah. (2010). Pengembangan Alat Peraga Gaya Gesek Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6, 128-132.

Jian-Hua, S., & Hong, L. (2012). Explore the Effective Use of Multimedia Technology in College Physics Teaching. Sciverse Sciencedirect.

Khalid, H. (2012). Teachers’ Perception towards Usage of Cartoon in Teaching and Learning Physics. Sciverse Sciencedirect.

Kuo, C.-Y., & Yeh, Y.-Y. (2016, Oktober 13). Sensorimotor-Conceptual Integration in Free Walking Enhances Divergent Thinking for Young and Older Adults. (A. Setti, Ed.) Frontiers in Psichology, https://doi.org/10.3389/fpsyg.2016.01580.

Marzano, R. J. (1989). Dimension of Thinking : A Framework for Curriculum and Instruction. Virginia: Association for Supervision and Curriculum Development.

Meika, I., & Sujana, A. (2017). Kemampuan Berpikir Kreatif dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA. JPPM Vol. 10, 8-13.

Munandar, S. U. (1999). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Muslich, M. (2010). Bagaimana Menulis Skripsi? Jakarta: PT Bumi Aksara.

Nanang, A. (2016). Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Berbasis Masalah. Mimbar Sekolah Dasar, Vol 3(2) 2016, 171-182.

Nanang, A. (2016). Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar Dalam Pembelajaran Berbasis Masalah. Mimbar Sekolah Dasar Vol 3, 171-182.

Paul, R., & Elder, L. (2002). Critical Thinking: Tools for Taking Charge of Your Professional and Personal Life. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Sanjaya, W. (2013). Strategi Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Penerbit Kencana.

Saptono. (2011). Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter: Wawasan, Strategi, dan Langkah Praktis. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Sudarma, M. (2013). Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kreatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Sudaryono, Margono, G., & Rahayu, W. (2013). Pengembangan Instrumen Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudjana. (2005). Metode Statistik. Bandung: PT Tarsito.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D). Bandung: Alfabeta.

Susilo, H. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 297-208.

Tawil, M., & Liliasari. (2013). Berpikir Kompleks dan Implementasinya dalam Pembelajaran IPA. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Tilaar, H. (2011). Pedagogik Kritis : Perkembangan, Substansi dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Turkmen, H. (2015). Creative Thinking Skills Analyzes of Vocational High School Students. Journal of Educational And Instructional Studies In The World, 74-84.

Utami, I. T., & Alimufi, A. (2016). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan Laboratorium Virtual PhET Pada Pokok Bahasan Teori Kinetik Gas Kelas XI SMA Negeri 2 Sumenep. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 5(2), 99-105.

Wahab, R. (2016). Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Yuliani, H., Mariati, Yulianti, R., & Herianto, C. (2017). Keterampilan Berpikir Kreatif Pada Siswa Sekolah Menengah Di Palangka Raya Menggunakan Pendekatan Saintifik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan Vol 3, 48-56.


Article Metrics

Abstract view : 59 times | PDF view : 19 times

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Diterbitkan oleh:

Jurusan Fisika, Jalan Daeng Tata Raya, Kampus UNM Parangtambung Makassar Kode Pos: 90224 Telp/Fax (0411)840622

Website: http://ojs.unm.ac.id, email: jspf@unm.ac.id