Reader Comments

Perhatikan 7 Kesalahan Dalam Berinvestasi Agar Tidak Gagal

by Max Damian (2022-04-18)


Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan adalah melalui investasi. Namun pada kenyataannya tidak semua investor dapat menghasilkan pendapatan tambahan dan tidak semua investor dapat mengontrol investasinya. Masalah ini muncul karena investor melakukan kesalahan saat berinvestasi.

Berikut adalah beberapa kesalahan investasi umum yang harus dihindari:

1. Tidak memiliki tujuan investasi yang jelas

Berinvestasi membutuhkan tujuan yang jelas. Tentukan apa yang ingin Anda capai dengan investasi tersebut. Mengumpulkan Rp 50.000.000 untuk dana pendidikan anak atau Rp 500.000.000 untuk pensiun pada usia 60 adalah contoh tujuan yang baik.

2. Risiko yang tidak realistis

Banyak investor tergiur dengan imbal hasil yang tidak memadai, terutama ketika risiko yang ditawarkan minim. Jangan tergiur dengan janji-janji keuntungan yang tidak tepat.

Pastikan lembaga yang menawarkan investasi mendapat persetujuan dari salah satu lembaga yang berwenang (Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dan Kementerian Koperasi dan UKM).

3. Tidak ada analisis yang jelas

Investasi dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai alat yang tersedia, tetapi tidak semua alat cocok untuk semua orang. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, ada baiknya untuk melakukan perhitungan sebelum menginvestasikan sejumlah besar uang dalam instrumen apa pun.

4. Fokus pada jangka pendek

Berinvestasi untuk jangka panjang umumnya lebih menguntungkan, tetapi membutuhkan kesabaran lebih karena waktu untuk melakukannya relatif lama. Banyak investor pemula hanya fokus pada keuntungan jangka pendek, meskipun umur instrumen tergantung pada jenis investasi dan durasi investasi.

5. Tidak ada diversifikasi investasi

Jangan menaruh semua uang Anda di kendaraan investasi karena jika kendaraan bangkrut, risiko yang Anda ambil meningkat. Anda perlu mendiversifikasi berbagai aset yang Anda miliki dan menyebarkan risiko ke berbagai instrumen.

6. Tidak Fokus ke Rencana yang sudah Dibuat

Hal lain yang dapat menyebabkan sebuah investasi gagal adalah kurangnya fokus pada tujuan yang telah ditentukan. Disiplin diperlukan untuk menghindari melakukan hal-hal yang mengaburkan tujuan investasi Anda, karena menjadi kaya lebih sulit daripada melakukannya.

7. Membuat keputusan terlalu cepat

Investor pemula sering melakukan kesalahan ini. Jika Anda terlalu bersemangat tanpa berpikir dengan hati-hati, Anda dapat membuat keputusan yang buruk dan pada akhirnya merusak peluang Anda untuk menang besar.

Nah, bagi anda yang ingin mengetahui peluang investasi yang tepat untuk meningkatkan keuangan anda, Jejaksindo yang merupakan Media Informasi Teraktual dan Terpercaya telah menghadirkan topik beragam investasi yang tepat untuk anda pilih.

Tapi ingat, sebelum melakukan investasi, anda harus menentukan profil risikonya untuk kemudian dapat memilih wahana investasi yang tepat.

Berinvestasilah sesuai dengan rencana keuangan Anda karena tidak ada investasi yang lebih baik, yang ada adalah investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan Anda.