SISTEM PENENTUAN NILAI UANG KULIAH TUNGGAL (UKT) MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Muhammad Agung(1), Jumadi Mabe Parenreng(2), Abdul Wahid(3*), M. Syahid Nur Wahid(4), Suhendar Aji Putra(5), Muhammad Mahdinul Bahar(6),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makssar
(3) Universitas Negeri Makassar
(4) UPT TIK Universitas Negeri Makassar
(5) UPT TIK Universitas Negeri Makassar
(6) UPT TIK Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jessi.v1i1.13532

Abstract


Uang Kuliah Tunggal atau yang biasa disebut UKT merupakan suatu kebijakan baru di dunia pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan khususnya pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Golongan UKT dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu kelompok 1 dengan biaya UKT paling rendah, hingga kelompok 8 dengan biaya UKT paling tinggi. Tiap kelompok mempunyai presentase masing-masing untuk jumlah penerima pada kelompok UKT tersebut. Sehingga banyak mahasiswa yang ingin mengajukan keringanan karena biaya UKT yang sudah mereka dapatkan tidak sesuai dengan perekonomian keluarga. Dalam penentuan UKT, Beberapa PTN di kota Makassar menggunakan metode wawancara. Banyaknya jumlah mahasiswa baru yang diwawancarai untuk menetapkan UKT maka mempengaruhi tingkat kelelahan dari pewawancara dan juga mempengaruhi keputusan yang diambil tidak lagi bersifat objektif, sehingga perlu sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu menangani masalah tersebut. Sistem akan menyeleksi setiap alternatif menggunakan delapan kriteria yaitu pendapatan pendapatan orangtua/wali, rekening air, rekening listrik, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), jumlah tanggungan, kepemilikan mobil, kepemilikan motor, tagihan telepon. Hasil penerapan sistem penentuan nulai UKT pada mahasiswa baru SBMPTN tahun 2018-2019 menghasilkan nilai ukt 1: 10 orang, nilai ukt 2: 35 orang, nilai ukt 3: 61 orang, nilai ukt 4: 37 orang, nilai ukt 5: 61 orang, nilai ukt 6: 28 orang, nilai ukt 7: 99 orang, nilai ukt 8: 21 orang. Dari hasil didapatkan bahwa sistem penentuan kelompok uang kuliah tunggal dapat memberi bahan pertimbangan dalam penentuan kelompok UKT dan dapat membantu mengurangi subyektifitas dalam penentuan kelompok UKT Calon Mahasiswa Baru. 

Kata kunci: Uang, Kuliah Tunggal, Mahasiswa, Makassar


Keywords


Sistem Informasi; Uang Kuliah Tunggal; Mahasiswa; Makassar

Full Text:

PDF

References


“Permenristekdikti-no-39-tahun-2017_UKT-BKT-DI-LING.-kemenristekdikti definisi ukt.pdf.” .

B. I. Libing, D. M. Sihotang, and M. Boru, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN UANG KULIAH TUNGGAL KEPADA MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS NUSA CENDANA MENGGUNAKAN METODE TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS),” vol. 7, no. 1, p. 10, 2019.

L. Lita Asyariati, M. Jamil, and S. HI Abbas, Sistem Pendukung Keputusan Teori dan Implementasi.pdf. Yogyakarta, 2018.

U. Rusmawan, Teknik Penulisan Tugas Akhir dan Skripsi Pemrograman.pdf. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2019.

Minarni and Susanti, “SISTEM INFORMASI INVENTORY OBAT PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) PADANG.pdf,” vol. 16, Feb. 2014.

B. Sulawesi Selatan, “Persentase Penduduk Miskin Provinsi Sulawesi Selatan (2000-2018).xls.” Badan Pusat Statistik Sul-Sel, 2018.

Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 55..pdf.” 2013.


Article Metrics

Abstract view : 2367 times | PDF view : 230 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

 

ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources

 

 

Creative Commons License

Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems (JESSI) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License