Analisis Ketercapaian Indikator Standar Pendidik Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) DI SMK Negeri 2 Makassar

Riswandi Wawan(1*), Ansar Rahman(2), Sumarlin Mus(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jak2p.v4i2.15405

Abstract


Penelitian ini mengkaji tentang kualifikasi akademik guru dan kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualifikasi akademik dan kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Teknik data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan data. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualifikasi akademik ini ditunjukkan dengan ijazah yang merefleksikan kemampuan yang dipersyaratkan bagi guru untuk melaksanakn tugas sebagai pendidik pada jenjang, jenis, satuan pendidikan untuk mata pelajaran yang mengajar.Kualifikasi akademik guru di SMK Negeri 2 Makassar, sesuai dengan standar tenaga pendidik dan kependidikan, yang di buktikan dengan beberapa tenaga pendidik tersertifikasi sesuai dengan mata pelajaran yang diampuhnya.Kualifikasi akademik guru di SMK Negeri 2 Makassar pada umumnya S1 yang mengajar sesuai dengan kualifikasi akademiknya dan disertifikasi sesuai dengan mata pelajaran yang diampuhnya, Selanjutnya, berdasarkan data SMK Negeri 2 Makassar diketahui bahwa tenaga pendidik yang belum begitupun dengan yang sudah sertifikasi dengan status kepergawaian baik baik PNS maupun honorer untuk Pegawai negeri sipil jumlah total tenaga pendidik di SMK Negeri 2 Makassar, untuk guru adaptif jumlah total sebanyak 44 tenaga pendidik, yang berstatus kepegawaian PNS / ASN sebanyak 33 tenaga pendidik yang termasuk didalamnya guru bimbingan dan konseling (BP), honorer sebanyak 11 tenaga pendidik.Selanjutnya, guru adaptif yang telah sertifikasi sebanyak 36 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 8 tenaga pendidik. Selanjutnya untuk data guru produktif di SMK Negeri 2 Makassar jumlah total 43 tenaga pendidik, dengan status kepegawaian PNS / ASN sebanyak 32 tenaga pendidik dan untuk tenaga pendidik status kepegawaian honorer sebanyak 11 tenaga pendidik, jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru. guru adaptif sertifikasi yang telah sertifikasi sebanyak 36 tenaga pendidik dan yang belum sebanyak 8 tenaga pendidik. Selanjutnya untuk data guru produktif di SMK Negeri 2 Makassar jumlah total 43 tenaga pendidik, dengan status kepegawaian PNS / ASN sebanyak 32 tenaga pendidik dan untuk tenaga pendidik status kepegawaian honorer sebanyak 11 tenaga pendidik, jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru. guru adaptif sertifikasi yang telah sertifikasi sebanyak 36 tenaga pendidik dan yang belum sebanyak 8 tenaga pendidik. Selanjutnya untuk data guru produktif di SMK Negeri 2 Makassar jumlah total 43 tenaga pendidik, dengan status kepegawaian PNS / ASN sebanyak 32 tenaga pendidik dan untuk tenaga pendidik status kepegawaian honorer sebanyak 11 tenaga pendidik, jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru. Selanjutnya untuk data guru produktif di SMK Negeri 2 Makassar jumlah total 43 tenaga pendidik, dengan status kepegawaian PNS / ASN sebanyak 32 tenaga pendidik dan untuk tenaga pendidik status kepegawaian honorer sebanyak 11 tenaga pendidik, jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru. Selanjutnya untuk data guru produktif di SMK Negeri 2 Makassar jumlah total 43 tenaga pendidik, dengan status kepegawaian PNS / ASN sebanyak 32 tenaga pendidik dan untuk tenaga pendidik status kepegawaian honorer sebanyak 11 tenaga pendidik, jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru. jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru. jumlah guru produktif yang telah disertifikasi sebanyak 32 tenaga pendidik dan yang belum sertifikasi sebanyak 11 tenaga pendidik. Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Makassar dari ke empat kompetensi tersebut mulai dari: (1) Pedagogik, (2) Kepribadian, (3) Sosial, (4) Profesional memenuhi atau mencapai indikator standar pendidik atau indikator kompetensi guru.

Keywords


Standar Pendidik; Kualifikasi Akademik; Kompetensi Guru

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. 2010. Metode Peneltian. Jakarta: Rineka Cipta.

Idris, Zahara. 1992. “Pengantar Pendidikan.” Jakarta,PT Gramedia widiasarana.

Jahidi, Jaja. 2014. “Kualifikasi dan Kompetensi Guru.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pascasarjana Administrasi Pendidikan Vol: 2 (Januari).

Moleong, Lexy J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 16 thn 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Permendikbud Nomor 111 tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar dan menengah.

Peraturan Pemerintah Nomor.19 Thn 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Lembar Negara RI Tahun 198.

Prawiro, M. 2018. “8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) serta Fungsi dan Tujuannya.” Pengertian dan Definisi Istilah 20 September 2018.

Sarimaya, Farida. 2008. Sertifikasi Guru. Bandung: CV. Yrama Widya.

Undang-undang No. 20 tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 Bab VI. Tentang Standar nasional pendidikan

Undang-Undang No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.


Article Metrics

Abstract view : 11 times | PDF view : 5 times

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Jurusan Administrasi Pendidikan 

Fakutas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar

Jl. Tamalate 1 Tidung Makassar, Indonesia

http://ap.fip.unm.ac.id/

has been Indexed and Abstracted by:

Google Scholar / Google Cendekia by AsikBelajar - AsikBelajar.Com  Index of /public/site/images/adelina_fitri

 

Dedicated to:

  

This is a website that publishes an open-access article distributed under a Creative Commons License Attribute-ShareAlike 4.0 International License

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.