IMPLIKATUR PERCAKAPAN TERHADAP SISWA PELANGGAR ATURAN SEKOLAH (KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK INTEROGASI)

Karmila Indah Hasin(1*),

(1) 
(*) Corresponding Author



Abstract


Implikatur Percakapan terhadap Siswa Pelanggar Aturan Sekolah (Kajian Linguistik Forensik Interogasi). Penelitian ini mendeskripsikan fenomena kebahasaan siswa serta bentuk implikatur percakapan menggunakan kajian linguistik forensik. Penelitian ini menggunakan prinsip kerja sama Grice. Adanya pelanggaran prinsip kerja sama sebagai upaya pertahanan siswa untuk menutupi kesalahan. Hal ini merupakan daya tarik tersendiri dalam penelitian pragmatik terhadap kasus hukum. Tuturan yang menekan menyebabkan ketidaknyaman mitra tutur sehingga memilih menghindari percakapan dengan memberikan informasi berbelit-belit. Tuturan yang memanfaatkan prinsip percakapan pada teori pragmatik menghasilkan pola bahasa interogasi yang dapat dipakai untuk memperoleh informasi.

Keywords


linguistik forensik, implikatur, siswa pelanggar aturan sekolah

Full Text:

PDF

References


Hamad, I. (2018). Developing Forensic Communication. Knowledge and Social Transformation, (333-345). https://doi.org/10.18502/kss.v3i10.2919

Nandiya, Vipi, Neviyarni, & Khairani. (2013). Persepsi Siswa tentang Tindakan Tegas Mendidik yang Diberikan Guru Bimbingan dan Konseling Kepada Siswa yang Melanggar Peraturan Sekolah di SMPN 24 PADANG. Retrieved July 21, 2019, from http://garuda.ristekdikti.go.id/documents/detail/24884

Nugroho, W. W. (2018). Karakteristik Bahasa Toni Blank: Kajian Psikolinguistik, Teori, dan Praktik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Olsson, J. (2008). Forensic linguistics. New York: Continuum International Publishing Group.

Othman, M. I. (2006). Undang-undang untuk Pengetua dan Guru Besar. Kedah: PTS Professional.

Subyantoro. (2019). Linguistik Forensik: Sumbangsih Kajian Bahasa dalam Penegakan Hukum. Adil Indonesia Jurnal, 1, 36-50.

Susanto, Ahmad. (2018). Bimbingan dan Konseling di Sekolah: Konsep, Teori, dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana.

Udina, N. (2017). Forensic linguistics implications for legal education: Creating the etextbook on language and law. Procedia-Sosial and Behavioral Sciences, 237, (1337-1340). Elsevier Ltd.https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2017.02.219

Waljinah, S. (2016). Linguistik Forensik Interogasi: Kajian Implikatur Percakapan dari Perspektif Makna Simbolik Bahasa Hukum. Prosiding International Seminar Prasasti III Current Research in Linguistics. Solo: Universitas Sebelas Maret.

Waljinah, Sri, & Harun Joko Prayitno. (2012). “Bentuk dan Pola Tindak Ujar Bahasa Interogasi dalam Perspektif Analisis Linguistik Forensik.” Prosiding PIBSI XXXIV, (247-258). Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman.


Article Metrics

Abstract view : 133 times | PDF view : 17 times

Copyright (c) 2020 Karmila Indah Hasin

Published by:

Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar in cooperate with Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI).

Address: Department of Indonesian Language Office, DG Building Second Floor, UNM Parangtambung Campus, Daeng Tata Raya Street, Makassar, South Sulawesi, Indonesia

Email: jurnal.indonesia@unm.ac.id

ISSN registered in:

e-ISSN: 2720-9377 (Online)

p-ISSN: 2722-2349 (Cetak) 

Indexed by

     

 

INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License