HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KEMAMPUAN MENYIMAK BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI BAHASA

Yulia Selviana(1*), Misnah Mannahali(2), Ambo Dalle(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/interference.v1i2.14859

Abstract


Abstract. Correlation between Vocabulary Mastery with listening ability in German language Class XI students SMAN 13 Bone. Thesis. Faculty of Languages and Literature. State University of Makassar.This study aims to obtain data and information about the relationship between vocabulary mastery and te ability to listen to German in class XI language at SMA 13 Bone.This research is descriptive research.The population of this study was all studens of class XI Languages totaling one Class with 28 students. The sample of this study was 28 students of class XI language selected through total sampling techniques.Research data was collected through a written test, and analyzed using product moment correlation.The results of this study indicate that there is a significant link between mastery of vocabulary with the listening ability of German language class XI student SMA Negeri 13 Bone Rh = (0.574) >Rt = (0.374) with a significant level of 5%.

Full Text:

PDF

References


Achmad, A. K. (2012). Analisis Kalimat Majemuk Bahasa Jerman. Makassar. Tesis. Program Sarjana UNHAS.

Alwi, H. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga): Balai Pustaka

Astuti. (2002). Menyimak. Jakarta: Depdikbud.

Djiwandono, S. (2008). Tes Bahasa. Jakarta: PT Indeks

Harum, A. (2015). Hubungan Antara Penguasaan Kosakata Dengan Kemampuan Membaca Memahami Teks Bahasa Jerman Siswa Kelas XI IPA 7 SMA Negeri 1 Makassar. Skripsi: FBS UNM

Hermawan, H. (2012). Menyimak Keterampilan Berkomunikasi Yang Terabaikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hiebert, E. H. dan Michael L. K. (2005). Teaching and Learning vocabulary. London: Lawrence Erlbaum Associates, Publischer

Kamidjan. (2001). Teori Meyimak. Surabaya: FBS UNESA

Keraf, G. (2008). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Kridalaksana, H. (1993). Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kushartanti, dkk. (2009). Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utara.

Lehmann, Astrid, Pilz, Annet, dan Sarich. (2009). Sprachsensibler Fachunterricht: Brandenburg.

Nurgiyantoro. (2010). Penilaian dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta. BPFE.

Nurgiyantoro. (2011). Penilaian dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta. BPFE.

Pringgawidagda, S. (2002). Strategi Penguasaan Berbahasa. Yogyakarta: Adicitra Karya Nusa.

Robbins, S. P. dan Thimothy A. J. (2008). Perilaku Organisasi (Organosation Behavior), Jakarta: Salemba Empat.

Saddhono, K. dan St. Y. Slamet. (2012). Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia (Teori dan Aplikasi). Bandung: Karya Putra Darwati.

Seidl, L. (2009). Hörverstehen in Theorie und Praxis. GRIN Verlang. Norderstedt Germany. Diakases pada tanggal 8 Maret 11.00 WITA dari Word Wide Web.

Tarigan, H. G. (2008). Menyimak Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tarigan, H. G. (2011). Pengajaran kosakata. Bandung: Angkasa.

Zuchdi, D. (1995). Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Bacaan (Suatu Terjemahan). Yogyakarta: FPBS


Article Metrics

Abstract view : 962 times | PDF view : 553 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

 

 

 

 

Creative Commons License

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.