Analisis Korelasi Kepadatan Bangunan Terhadap Frekuensi Sambaran Petir di Wilayah Kota Makassar

Erwan Susanto

Abstract


Petir merupakan salah satu fenomena alam yang sangat berbahaya karena energinya yang sangat besar. Setiap kali petir menyambar bisa mengeluarkan energi hingga jutaan volt. Selain itu petir juga selalu bersinggungan dengan kehidupan manusia khususnya petir tipe Cloud to Ground (CG). Kejadian sambaran petir sering menimbulkan kerugian fisik, material bahkan tidak jarang juga menimbulkan korban jiwa.  Kota Makassar merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi pusat pemerintahan. Kota Makassar merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah bangunan di kota Makassar yang cukup padat. Penelitian ini menggunakan data petir tipe CG (Cloud to Ground) tahun 2017 hasil rekaman sensor Lightning Detector Stasiun Geofisika Kelas II Gowa dan data kepadatan bangunan dari BPS Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara  kepadatan bangunan terhadap tingkat frekuensi sambaran petir di wilayah Kota Makassar. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi informasi bagi pemerintah dan masyarakat khususnya di wilayah Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode analisis spasial dengan metode classtering dan untuk menentukan kerelasinya digunakan regresi linier. Dari hasil pengolahan diketahui bahwa korelasi antara kepadatan bangunan dengan jumlah sambaran petir adalah kuat dengan hubungan keduanya adalah berbanding terbalik dengan nilai koevisien korelasinya adalah -0.685.

Kata Kunci: Petir Tipe CG, Kepadatan Bangunan, Frekuensi Sambaran Petir, Analisis Korelasi

Lightning is one of the most dangerous natural phenomena because of its enormous energy. Every time a lightning strike can produce up to millions of volts of energy. Besides that it also always intersects with human life, especially lightning type Cloud to Ground (CG). Lightning strike events often cause physical losses, even material often causes casualties. Makassar City is the capital of South Sulawesi Province which is the center of government. Makassar City is an area with a high population density. This is directly proportional to the number of buildings in the city of Makassar which are quite dense. This study uses the lightning data type CG (Cloud to Ground) in 2017 the results of the hearing are the Lightning Detector of Geophysics Station Class II Gowa and Density Data from the BPS of South Sulawesi Province. This study aims to determine the relationship between poverty levels and regions at the Makassar City level. The results of this study are expected to be information for the community and society, especially in the area of Makassar City. This study uses a spatial analysis method with the classtering method and to determine linear linearity. From the results of processing and measurement between the number of buildings with the amount of money is strong with a relationship that is inversely proportional to the value of the correlation coefficient is -0.685.

Keywords: Lightning Type CG, Building Density, Frequency of Lightning Strike, Correlation Analysis

Full Text:

PDF

References


Arafat, I.B.F., 2015, Analisis Tingkat Kerawanan Bahaya Sambaran Petir Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) di Wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Jurusan Geofisika, STMKG, Tangerang Selatan.

BPS Makassar, 2017, Makassar dalam Angka, BPS Kota Makassar, Makassar

BPS Provinsi Sulawesi Selatan, 2017, Sulawesi Selatan dalam Angka, BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar

Gunawan, T., Naomi, L., dan Pandiangan, L., Analisis Tingkat Kerawanan Bahaya Sambaran Petir Dengan Metode Simple Additive Weighting di Provinsi Bali, Jurnal Meteorologi dan Geofisika, vol. 15, no. 3, 2014, pp.1993-201.

Husni, M., 2012, Magnet Bumi dan Listrik Udara, STMKG, Tangerang Selatan.

Husni, M., 2016, Perkembangan Pengamatan Petir BMKG, Seminar Ilmiah MKG Puslitbang BMKG, Jakarta, 19 Oktober.

Radjah, R.E., Penentuan Tingkat Kerawanan Sambaran Petir di Wilayah Kabupaten Sumba Timur Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW), Skripsi, STMKG, Tangerang Selatan, 2016.

Riadi, T.D., Analisis Pemetaan Tingkat Resiko Bahaya Sambaran Petir Dengan Metode Simple Additive Weighting di Wilayah Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat, Skripsi, STMKG, Tangerang Selatan, 2016.

Sub Bidang Magnet Bumi dan Listrik Udara, 2014, Monitoring Petir di Indonesia, Jakarta.

Susanto, E., Analisis Spasial dan Temporal Kejadian Petir CG di Wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Skripsi, STMKG, Tangerang Selatan, 2017.

Susanto, E., Analisis Korelasi Kepadatan Bangunan Terhadap Tingkat Kuat Arus Sambaran Petir di Wilayah Kota Makassar, Prosiding Pertemuan Ilmiah Mahasiswa Fisika Indonesia, vol. GL-FU06, Makassar, April 2018, pp. 124-129.

Uman, M.A., Lightning, Dover Publication Inc., New York, 2001.

Uman, M.A., The Lightning Discharge, Academic Press Inc., Orland, 2001.


Article Metrics

Abstract view : 55 times | PDF view : 29 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.