Pengembangan Instrumen Berbasis Keterampilan-Keterampilan Abad ke-21

Wahyudi Wahyudi, Kaharuddin Arafah, Khaeruddin Khaeruddin

Abstract


Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan instrumen keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif yang valid, dan reliabel. Kedua keterampilan tersebut merupakan dimensi dari keterampilan-keterampilan abad ke-21. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 17 Makassar kelas XI IPA dengan 32 responden selama 2 kali uji coba dari Juli-September 2018. Tes yang dikembangkan berupa tes essay dengan kombinasa beberapa materi fisika yang didasarkan pada kurikulum 2013. Langkah-langkah pengembangan diadopsi dari Djaali dan Mulyono dimana secara umum langkah-langkah dimulai (1) merumuskan definisi konseptual dan operasional, (2) merancang Instrumen, (3) penelaahan pernyataan, (4) uji coba, (5) analisis, (6) revisi instrumen, dan (7) perakitan instrumen menjadi instrumen final. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes keterampilan berpikir kritis sudah memenuhi kategori valid dan reliabel dengan perincian 3 butir untuk interpretasi, 3 butir untuk analisis, 3 butir untuk inferensi dan 1 butir eksplanasi. Reliablitas instrumen sebesar 0.82 pada uji coba tahap 1 dan 0.68 pada uji coba tahap 2. Tes keterampilan berpikir kreatif juga sudah memenuhi kategori valid dan reliabel dengan perincian 3 butir untuk kelancaran, 2 butir untuk keluwesan, 4 butir untuk originalitas, 3 butir untuk elaborasi dan 3 butir untuk evaluasi. Reliabilitas instrumen 0,94 pada uji coba tahap 1 dan 0.74 pada uji coba tahap 2.

Kata Kunci: Keterampilan Abad Ke-21, Keterampilan, Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Valid,  Reliabel

 

This research is development type which have objectives to result instrument of critical thinking and creative thinking skills with fulfilling valid and reliable criteria. These skills are dimension of 21st century skills. This was conducted at SMAN 17 Makassar XI IPA grade with 32 respondents for 2 months from July-September 2018. Test form is essay with combination of some materials in physics which is based on Kurikulm 2013. Depelovment steps are adopted from Djaali dan Mulyono which generally the steps started (1) formulate conceptual and operational definition, (2) design instrument, (3) expert justification, (4) test, (5) analysis, (6) revision of instrument, dan (7) final instrument draft. Research results show that critical thinking test has fulfilled valid and reliable criteria with 3 items of interpretation, 3 items of analysis, 3 items of inference and 1 item of inference. Reliability of instrument is 0.82 on the first test and 0.68 on the second test. Creative thinking test also has fulfilled valid and reliable criteria with 3 items of fluency, 2 items of flexibility, 4 items of originality, 3 items of elaboration and 3 items of evalution. Reliability of instrument is 0.94 on the first test and 0.74 on the second test. The other aspect is practicality which is based on easiness, usefulness and appreances.

 

Key words: 21st Century Skills, Critical Thinking Skill, Creative Thinking Skill, Valid, Reliable

Full Text:

PDF

References


Ahmad, I. (2018, Februari 16). Pendidikan Tinggi "4.0" yang Mampu Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Makassar, Indonesia.

Anderson, J. (2011). Assesing 21st Centuy Skills. Washintong DC: National Academic Press.

Antoro, B. (2017). Tiga Agenda Penting Implementasi Kurikulum 2013. Retrieved Februari 08, 2018, from Kemendikbud: (http://dikdasmen.kemdikbud.go.id)

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendiidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Brookhart, S. M. (2010). How to Assesing High OrderThinking Skills. Virginia USA: Association for Supervision and Curriculum Developmnet.

Djaali, & Mulyono, P. (2008). Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Gable, R. K. (2013). Instrument Development in the Affective Domain (3rd Edition ed.). Boston: Springer.

Gregory, R. (2007). Psychological Testing: History, Principles, and Applications. Boston: Pearson.

Griffin, P. (2012). Assesment and Teaching of 21st Century Skills. New York: Springer Science Business Media.

Hadjar, I. (1996). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif dalam Pendidiakn. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Hu, W., & P, A. (2002). A Scientific Creativity Test for Secondary School Students. International Journal Science Education, Jilid 24 No. 4, 389-403.

Marzano, R. (1993). Dimension of Thinking: a Frame for Curriculum and Instruction. Alexandria: Association for Supervision and Curriculum Development.

Munandar, U. (2014). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurdin. (2007). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Purboningsih, D. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Guided Discovery. Seminar Nasional UNY PM-68

Slavin, R. (2006). Educational Psychology Teory and Practice (8th Edition ed.). New York: Pearson.

Suryabrata, S. (2002). Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Yogyakarta: Andi Offet.

Rochmad, R. (2012). Desain Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika.Jurnal Kreano (online) , Vol.3, No.1

Tim BSNP. (2013). Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI. Buletin BSNP, Vol. VIII/ No.1/Maret 2013. ISSN: 0126-4605

Tawil, M. (2013). Berpikir Kompleks dan Implementasinya dalam Pembelajaran IPA. Makassar: Badan Penerbit UNM

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. San Fransisco: John Wiley & Sons, Inc.

Wade, C. (1995). Using Writing to Develop And Asses Critical Thinking. Teaching of Psychology , 22(1) , 24-28.


Article Metrics

Abstract view : 35 times | PDF view : 34 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.