Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbasis Daerah Pesisir pada Peserta Didik Kelas XI IPA SMAN 16 Bulukumba

Sri Nur Aeni

Abstract


Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) difokuskan pada pengembangan bahan ajar Fisika berbasis daerah pesisir. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan 4-D yang terdiri dari empat tahap meliputi : (1) tahap pendefinisian (define),pada tahap ini meliputi menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat pembelajaran diawali dengan analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan spesifikasi tujuan pembelajaran; (2) tahap Perencanaan (design), pada tahap ini dilakukan pemilihan bahan ajar dan rancangan awal, (3) tahap pengembangan (develop),pada tahap ini perangkat yang sudah direvisi berdasarkan masukan dari para pakar/ahli maupun setelah dilakukan ujicoba terbatas; (4) tahap penyebaran (disseminate), pada tahap ini dilakukan penyebaran secara khusus pada sekolah tersebut disebabkan karena keterbatasan biaya, waktu dan materi pembelajaran yang terbatas.Bahan ajar yang dikembangkan telah divalidasi oleh dua orang ahli/pakar dengan mendapatkan hasil sedikit revisi, sehingga layak untuk digunakan. Ujicoba dilakukan di SMAN 16 Bulukumba yang melalui 7 pertemuan, yaitu untuk melihat respon, efektifitas dan hasil belajar peserta didik terhadap penggunaan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar reliabel dan valid diperoleh dari penilaian hasil validasi ahli/pakar. Respon guru dan peserta didik terhadap penggunaan bahan ajar sangat baik dan persentase masing-masing sebesar 91,4% dan 97,3%, sedangkan ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 89%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar Fisika berbasis daerah pesisir yang dikembangkan dinyatakan reliabel, valid dan efektif sehingga layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran Fisika.  

Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Daerah Pesisir, Respon, Valid

 

This study is Research and Development which focuses on the development of physics teaching msterials baesd on coastal areas. The development model applied in this study refers to 4-D development model which consists of four stages, namely (1) the defining stage, which covers determining and defining learning requirement started from initial analysis, student analysis, task analysis, concept analysis, and learning objective specification, (2) the design stage, where the teaching materials selection and initial design are conducted, (3) the development stage, where the tools is revised based on the expert’s feedbacks and limited test is conducted, (40 dissemination stage, where particular dissemination in the school is due to lack of logistic, time, and teaching materials. The teaching materials developed had been validated by two experts by obtaining minor revision so it is feasible to be used. The test was conducted at SMAN 16 Bulukumba in 7 metings which covered response, effectiveness, and learning outcomes on the utilization of teaching materials. The results of the study reveal that the teaching materials are reliable and valid based on the validation result of the experts. The teacher and student’s response on the utilization of teaching materials are excellant and the percentage of each is 91,4% and 97,3% respectively, whereas the mastery of learning outcomes 89%. Based on the result of the study is concluded that the physics teaching materials based on the result of the study is concluded that the physics teaching materials based on coastal areas which had been developed is started as reliable, valid, and effective so it is  feasible to be applied in the teaching and learning process of Physics.

Keywords : Development, Subject Materials, Coastal Areas, Respon, Valid


References


Wahyudi, B., Hariyadi, S. & Hariyani, S. (2014). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Model Problem Based Learning pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik. Skripsi. Tidak diterbitkan. Bandung: Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember.

Yenni. R., Hernani & Widodo. A. 2016. The Implementation of Integrated Science Teaching Materials Based Socio-scientific Issues to Improve Students Scientific Literacy for Environmental Pollution Theme. Mathematics, Science, and Computer Science Education (MSCEIS 2016), 2(2), 1-4.

Setyowati. R., Parmin., & Widiyatmoko. 2013. Pengembangan Modul IPA Berkarakter Peduli Lingkungan Tema Polusi sebagai Bahan Ajar Peserta didik SMKN 11 Semarang. Unnes Science Education Journal, 2(2), 245-253.

Hasanuddin., Umar, F., & Asfriyanto. 2005. Spektrum Sejarah Budaya dan tradisi Bulukumba. Makassar: Hasanuddin University press (LEPHAS).

Syukur, M. 2016. The potential assessment environment friendly aquaculture of small-scale fishermen as a conservation strategy seagrass beds in coastal areas of Tanjung Luar East Lombok, Indonesia. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 4(2), 22-27.

Kusnadi. 2016. Keberdayaan Nelayan dan Dinamika Ekonomi Pesisir. Yogyakarta: Lembaga Peneilitian, Universitas Jember.

Purnomo. Dwito., Indrowati. M., & Karyanto. P. 2013. Pengaruh Penggunaan Modul Hasil Penelitian Pencemaran di Sungai Pepe Surakarta sebagai Sumber Belajar Biologi Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan terhadap Hasil Belajar Peserta didik. Pendidikan Biologi, 5(1) , 59-69.


Article Metrics

Abstract view : 18 times |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.