Pengembangan LKPD Pembelajaran Fisika Berorentasi Penguatan Karakter Kerjasama Peserta Didik di SMAN 1 Tanete Rilau

Muhammad Risal Rusli, M Agus Martawijaya, Muhammad Arsyad

Abstract


Penelitian ini bertujuan  untuk memperoleh prototipe LKPD pembelajaran fisika berorentasi penguatan karakter kerjasama peserta didik di SMAN 1 Tanete Rilau. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan memodifikasi metode penelitian dan pengembangan Sugiyono. Dengan tahapan pengembangan terdiri dari Potensi dan masalah, Pengumpulan informasi dan studi literature, Prototipe I, Focus group discussion, Konsultasi pakar, Ujicoba terbatas I, Konsultasi pakar dan praktisi, Uji coba terbatas prototipe IV. Dari penelitian ini dihasilkan: (1) Prototype I yang terdiri dari narasi dan pertanyaan pendahuluan tentang pentingnya kerjasama, kegiatan inti yaitu peserta didik diberikan pertanyaan/soal dan setiap anggota kelompok memberikan jawabannya kemudian didiskusikan hingga diperoleh jawaban Bersama, dan refleksi terhadap kinerja kelompok, (2) Prototype II adalah revisi dari prototipe I dengan penambahan kegiatan Inti (Bagian III) persentasi oleh satu orang perwakilan kelompok dan anggota kelompok lain membantu menjawab pertanyaan kelompok lain, dan refleksi terhadap kinerja kelompok, (3)Prototipe III adalah revisi dari prototipe II dengan menghilangkan bagian narasi dan refleksi. Dari hasil uji coba terhadap prototipe III diperoleh hasil observasi keterlaksanaan 2,64 (terlaksana seluruhnya) (4) Prototype IV adalah revisi dari prototipe III  

Kata Kunci: LKPD, Karakter, Kolaborasi, Prototipe

The study aimed at obtaining the prototype of student worksheet of physics learning oriented on strengtheening student collaboration at SMAN 1 Tanete Rilau. This study was research by modifying Sugiyono's research and development method. With the stages of the development consists of potential and problems, information collection and study of literature, the prototype I, Focus group discussion, Expert Consultation, a limited free trial of I, Consulting experts and practitioners, limited trials prototype IV. The study produced: (1) the prototype I consisted of narration and preliminary questions on the necessity of collaboration, core activity that the student were given questions and each of the group member gave the answer , then discussed it to obtain colloborative answer, and reflection of group performance, (2) prototype II was the revission from prototype I with additional core activity, presentation by one of representation of the group, while other group member help answering the questions from other groups, and reflection  on group performance, (3) prototype III was the revision from prototype II by eliminating the narration and refliction parts. Based the test on prototype III, it was obtained the result of implementation observation which was 2,64 (entirelly implemented), (4) prototype IV was the revission on prototype  III.

Keywords: LKPD, Character, Coollaboration, Prototype

Full Text:

PDF

References


Anwar,C. 2013. Mengukur Tingkat Pencapaian Perkembangan Kognitif Siswa SMA Menggunakan Operasi Logika Pieget. Jurnal Matematika Dan Pendidikian Matematika (online). Vol.2,No.1. (http:// researchgate.net, Diakses 10 Maret 2018).

Ariyanto.2017.Upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menjelaskan perkembangan teknolologi komunikasi dan transportasi melalui metode jigsaw. Jurnal cakrawala pandas.vol.3.No.1. (http:// Jurnal.umma.ac.id, Diakses 10 Agustus 2018).

Bangun,M.2016.Pengambangan Bahan Ajar Membaca Berbasis Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan pengintegrasian Pendidikan Karakter. Jurnal Tematik(Online).Vol .6, No.3 (http://Jurnal.Unimed.ac.id, Diakses 1 Maret 2018).

Burke, A.2011. Group work: How to use groups effectively. J. Eff. Teach (Online). 11, 87–95. (https// uncw.edu/jet ,Diakses 4 Februari 2018).

Eliasa,E.I.2014. Increasing Values of Teamwork and Responsibilitty of The studies Through Games: Integrating Education Character in Lectures. Social and Behavior Science, (Online) Vol.123. Hal 196-203. (https// sciencedirrect.com, diakses 17 Maret 2017)

Harum, A.,Saman,A. & Malik,M.A. 2015. Pengembangan Program Sosiometri Sebagai Pengungkapan Hubungan Sosial Siswa Sman 9 Makassar. Jurnal Psikologi & Konseling, (Online) Vol 1No 2. Hal 105-115 (ojs.unm.ac.id/index.php/jppk).

Katz,L& William, A. 2013. The Use of Focus Group Methodology in Education: Some Theoretical and Practical Considerations. International Electronic Journal for Leadership in Learning (www.researchgate.net, diakses 29 maret).

Lingard,W.L.2010. Improving The Teaching Of Teamwork Skills in Engginering, computer and Science. Systematic, Cybermatics and Informatics.Vol 8. No.10.(https:// iiisci.org/journal, diakses 4 Februari 2018).

Luntungan,N.L.,Surantoro.&Wahyuningsih.2013.Upaya Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Implementasi Blending Learning Pada Pembelajaran Fisika. Jurnal Pendidikan Fisika (2013).Vol.1,No.1. (http//jurnal.fkip.uns.ac.ad, diakses 14 februari 2018.

Morgeson,F.P., DeRue,S. & Karam,E.P. 2010. Leadership in Terms: Approach to Understanding Structure and Proceses. Journal of Management (online). Vol.32, No.1 (http//journal.sagepub.com, diakses pada 2 maret2018).

Neves,J.S.&Nakhai,B.2016.A Model for Developing and Assesing Students’ teamwork competencies. Research in Higher Education Journal(Online). Vol. 31, No.1(http// AABRI.com, Diakses pada 2 maret 2018).

Devi, P.K., Sofireni.&Khaeruddin. 2009. Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Jakarta: PPPPTK IPA.

Huda, M. 2011. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Indrawati.2015.Perencanaan pembelajaran fisika: Model-model pembelajaran dan Implementasinya dalam pembelajaran fisika. Jember: KEMENDIKBUD.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.2016.Silabus Mata Pelajaran SMA/MA. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.2017.Konsep dan Pedoman PPK. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.2017.Konsep Dasar PPKJakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Direktorat Pembinaan SMA.2010. Juknis Pengembangan Bahan Ajar SMA. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA.

Lie,A. 2005. Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo.

Mulyasa,H.E. 2011. Manejemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Herman, H. & Aslim, A.2015. Pengembangan LKPD Fisika Tingkat Sma Berbasis Keterampilan Proses Sains, in: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL). p. SNF2015–II. (https// journal.unj.ac.id/unj, Diakses 4 Februari 2018).

Martawijaya,M.A. 2014. Model Pembelajaran Fisika Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Karakter dan Ketuntasan Belajar Peserta Didik SMP di Pulau Barrang Lompo. Disertasi.Makassar: Program PascaSarjana UNM.

Nursyamsi.2016.Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Keterampilan Literasi Untuk Kelas VII SMP Negeri 1 Gantarengkeke. Thesis. Tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNM.


Article Metrics

Abstract view : 26 times | PDF view : 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.