Analisis Proksimat pada Beras Hibrid yang Terbuat dari Singkong (Manihot esculentra) dan Labu Kuning (Cucurbita moschata)

Sjamsiah Sjamsiah
Alwi Jaya
Suriani Suriani


DOI: http://dx.doi.org/10.2685/sainsmat7164782018

Abstract


Beras hybrid merupakan hasil pengembangan panganan lokal sebagai alternatif makanan pokok. Pada penelitian ini, bahan yang digunakan adalah singkong dan labu kuning dengan perbandingan singkong dan labu kuning dalam 1 kg adalah 60:40, 50:50, dan 40:60 melalui metode penguliran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kandungan air, abu, lemak, protein, serat danĀ  karbohidrat dalam beras hybrid yang terbuat. dari singkong (Manihot esculentra) dan labu kuning (Cucurbita moschata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran singkong dan labu kuning yang terbaik adalah pada perbandingan 50:50 dimana kadar protein 3,25%, lemak 0,1%, air 6,49%, abu 2,17%, serat 4,6% dan karbohidrat 71,89%. Hal ini menunjukkan bahwa beras hibryd yang terbuat dari singkong dan labu kuning dapat dijadikan sebagai beras alternatif dengan nilai gizi yang tidak jauh berbeda dengan beras pada umumnya.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 132 times
PDF - 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Sjamsiah Sjamsiah, Alwi Jaya, Suriani Suriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

web
analytics

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.