Implementasi Pendekatan Kontekstual Dengan Mengintensifkan Scaffolding untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika

Muhammad Nurhusain
Yani Indriani

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pendekatan kontekstual dengan mengintensifkan scaffolding pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima pada pokok bahasan kubus dan balok. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 30 orang terdiri dari 8 perempuan dan 22 laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar pada akhir siklus I, siklus II, dan data hasil observasi pada setiap pertemua. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata aspek kognitif siswa yaitu sebesar 61,63 dengan standar deviasi 19,86 yang termasuk kategori rendah pada siklus I menjadi 84,17 dengar standar deviasi 10,60 termasuk kategori tinggi pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis terhadap aspek distribusi frekuensi aktifitas siswa 35,56% pada siklus I meningkat menjadi 80% dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal Pada siklus I belum terpenuhi yaitu 26,67% meningkat pada siklus II yaitu 86,67%, sehingga ketuntasan klasikal terpenuhi. Dengan demikian, penggunaan pendekatan kontekstual dengan mengintensifkan scaffolding dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima.

Kata kunci: Pendekatan kontekstual, scaffolding, hasil belajar.

ABSTRACT

This research is a classroom action research that aims to improve the learning outcomes of mathematics through contextual approach to intensify scaffolding on VIIIA grade students of SMP Negeri 2 Donggo Bima at the subject math of cubes and blocks. The subjects were VIIIA grade students of SMP Negeri 2 Donggo Bima in the second semester of academic year 2014/2015 with 30 students consisted of 8 girls and 22 boys. This research was conducted with two-cycles namely cycle I and cycle II. The data were collected by using achievement test at the end of both cycles and the observation data of each meeting. The data were analyzed by using quantitative and qualitative analysis. The results of this research showed that there was an increase in the mean score of students' cognitive aspects in the amount of 61.63 with a standard deviation  at 19.86 which included as the lower category in  the first cycle, those became 84.17 with standard deviation at 10.60 in the second cycle. Based on the analysis of the frequency distribution aspects of the student activity was 35.56% in the first cycle and increased to 80% with “good” category. The classical completeness in cycle I have not been fulfilled yet which gained 26.67% and it increased in the second cycle with 86.67%, so the classical completeness met. Thus, the use of a contextual approach by intensifying the scaffolding can improve the learning outcomes of VIIIA students in SMP Negeri 2 Donggo Bima.

Key words: contextual approach, scaffolding, learning outcomes.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 21 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAINSMAT

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

web
analytics

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.