PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN MENARI PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 3 WATANSOPPENG KABUPATEN SOPPENG

Rosnawati Rosnawati

Abstract


This research aims at developing dancing assessment instrument of students at SMAN 3 Watansoppeng based on theoretic and empirical aspects. The kind of this research is research and development. The subjects were teacher and students of class X at SMAN 3 Watansoppeng in Soppeng district. The research was conducted in SMAN 3 Watansoppeng in Soppeng district. Data was collected by employing rubric test instruments. Data was analyzed by employing descriptive quantitative analysis. The result of the study reveals that theoretically, the result of dancing assessment instrument of student at SMAN 3 Watansoppeng is valid in terms of content through 3 dimensions, namely body work, performance, and choreography. Those there dimensions cover 12 indicators. The body work dimension consists of flexibility, balance, agility, and endurance. The carriage dimension consists of moving technique, rhythm, compactness, and inspirations. The choreography dimension consists of shape, atmosphere, accompaniment, and makeup. Empirically, the result of dancing assessment instrument of student at SMAN 3 Watansoppeng is confirmed as valid through field test and reliable based on intra-rater approach.

Keywords


Dancing Capability

Full Text:

PDF

References


Ali, M.S. & Khaeruddin. 2012. Evaluasi pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Arifin, Z. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.

Azwar, Saifuddin. 2010. Tes Prestasi: Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bisri, M. H. 2001. Manfaat Olah Tubuh bagi Seorang Penari. Semarang: Harmonia Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni Vol 2 No. 3.

Dirjen Dikdasmen. 2003. Sistem Penilaian Berbasis Kompetensi di SMA. Jakarta: Depdiknas.

Djaali & Pudji Muljono, 2008. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Djelantik, A.A.M. 1999. Estetika sebuah pengantar. Bandung: MSPI bekerja sama dengan The Ford Foundation dan Art .line.

Ghufron, A., Purbani, W., & Sumardiningsih, S. 2007. Panduan Penelitian dan Pengembangan Bidang Pendidikan dan Pengembangan. Yogyakarta: Lemlit UNY.

Jaelani, A. K. 2013. Pengembangan Alat Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Geometri di SMP. Tesis PPs UNM.

Jihad, A. & Haris, A. 2013. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo

Kasiyan. 2013. Konsep Pendidikan Seni. Yogyakarta: FBS UNY.

Kusnadi & Puspitorini. 2006. Pengembangan Model Penilaian Hasil belajar Seni Tari. Yogyakarta: FBS UNY.

Liana, C. 2011. Motivasi Belajar Siswa Terhadap Pembelajaran Seni Tari di SMA Pekan Baru.

Majid, A. 2008. Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mansyur, Rasyid, H., & Suratno. 2009. Asesmen Pembelajaran di Sekolah. Yokyakarta: Multi Pressindo.

Milner, M. D., Linn, R.L., Gronlund, N. E. 2009. Measurement and Assessment in Teaching. New Jersey: Pearson Education Inc.

Permendikbud Nomor 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian pendidikan.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Popham, W.J. 1995. Classroom Assesment, What Teacher’s Need to Know. Boston: Allyn & Bacon.

Purwanto. 2011. Evaluasi Hasil Belajar. Cetakan Ketiga. Yokyakarta: Pustaka Pelajar.

Puskur, Balitbang. 2003. Kurikulum Hasil Belajar. Rumpun Pelajaran Kesenian. Jakarta: Depdiknas.

Rahmah, S. 2014. Analisis Kualitas Soal Ujian Sekolah (US) Mata Pelajaran Biologi Berdasarkan Teori Tes Klasik di Subrayon 2 SMA Kabupaten Maros Tahun Pelajaran 2013/2014. Makassar: Tesis PPs UNM.

Rahmat, A. 2009. Super Teacher. Bandung: MQS Publishing.

Ruslan. 2009. “Validitas Isi”. Buletin Pa’biritta No. 10 Tahun VI September 2009. Makassar: LPMP Sulawesi Selatan.

Rusman. 2010. Model-Model Pembelajaran. Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Safari. 2005. Penulisan Butir Soal Berdasarkan Penilaian Berbasis Kompetensi. Jakarta:APSI Pusat

Sedyawati, E. 2002. Pendidikan Seni: Tujuan dan Cakupan Isinya. Yogyakarta: Semiloka Perumpunan Keilmuan pada FBS UNY.

Setyaning, K. 2010. Model Evaluasi Pembelajaran Seni Budaya untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Yogyakarta: LPKM.

Soedarsono. 1978. Diktat Pengantar Pengetahuan dan Komposisi Tari. Yogyakarta: ASTI Yogyakarta.

Sudaryono. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Yokyakarta: Graha Ilmu.

Sudijono, A. 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sugiyanto. 1999. Kerajinan Tangan dan Kesenian. Jakarta: Erlangga.

Sukardi, H.M. 2011. Evalusi Pendidikan: Prinsip dan Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Suprananta, Sumarna. 2004. Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes, Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Triana, D. D. 2006. Skala Pengukuran sebagai Alat Evaluasi dalam Menilai Tari Karya Mahasiswa. Harmonia Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni. Vol. VII No.2/Mei – Agustus.

Trianto, 2007. Model Pengembangan Terpadu dalam Teori dan Praktek. Prestasi. Jakarta: Pustaka Publisher.

Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Widoyoko, E.P. 2012. Pengembangan Instrumen Penelitian. Yokyakarta: Pustaka Pelajar.

Widoyoko, E.P. 2013. Evaluasi Program Pembelajaran; Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidikan. Cetakan Keempat. Yokyakarta: Pustaka Pelajar.

Widyaningsih, A. April 2011. Seni Tari. Artikel


Article Metrics

Abstract view : 23 times
PDF - 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.