PENGEMBANGAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI UNTUK APLIKASI STRUKTURAL BAWAH LAUT

Riswati B, Nurhayati Nurhayati, Subaer Junaedi

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap beton geopolimer berbahan dasar fly ash dan abu sekam padi untuk aplikasi struktural bawah laut. Penelitian ini dilakukan dengan mensintesis sampel beton geopolimer dengan berbagai variasi perbandingan bahan dasar fly ash dan abu sekam padi sebagai bahan dasar yang diaktivasi dengan larutan alkali. Larutan alkali terdiri atas (H2O, sodium silika dan NaOH). Sampel yang telah disintesis tersebut disimpan pada ruang terbuka selama 14 hari kemudian dilakukan perendaman air laut selama 14 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu karakterisasi Scanning Elektron Microskopy (SEM) untuk melihat morfologi atau jaringan yang terbentuk pada sampel, karakterisasi X- Ray Diffraction (XRD) untuk melihat fase dan senyawa yang terbentuk pada sampel. Serta uji kuat tekan untuk melihat kekuatan mekanik dari sampel  setelah perendaman air laut pada usia 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil karakterisasi Scanning Elektron Microskopy (SEM) menunjukkan ikatan atau jaringan yang sudah terbentuk dengan baik antara partikel fly ash dan abu sekam padi. Hasil karakterisasi XRD memperlihatkan bahwa sampel tersebut didominasi oleh mineral silika dan alumina serta terlihat adanya fase chlorine oxide sekitar 3% yang berasal dari air laut, sehingga pengaruh air laut sangat kecil pada masa perendaman. Adapun hasil kuat tekan maksimum yang diperoleh pada perbandingan FA:ASP sebesar (80: 20)% yaitu 59.92 MPa, data yang diperoleh memenuhi syarat minimum nilai kuat tekan beton tahan sulfat yaitu 31 MPa. Sehingga beton geopolimer ini layak digunakan sebagai material struktural bawah laut.

 

Kata kunci : Fly ash, abu sekam padi, beton dan geopolimer

Full Text:

Doc

References

Onutai, S., Jiemsirilers, S., Thavorniti, P., Kobayashi, T., (2015). Aluminium hydroxide waste based geopolymer composed of fly ash for sustainable cement materials. Constr. Build. Mater. 101, 298– 308.

Vijai, K. (2012). Properties of Glass Fibre Reinforced Geopolymer Concrete Composite,. Asian Journal Of Civil Engineering (Building Housing), 511-520

Cahyadi, D., 2013. Sifat Mekanik Dan Durabillitas Polypropylene Fiber Reinforced Geopolymer Concrete (PFRGC). Teknik sipil, 1 No.1(2339-0271).

Bohlooli, H., Nazari, A., Khalaj, G., Kaykha, M.M., Riahi, S., (2012). Experimental investigations and fuzzy logic modeling of compressive strength of geopolymers with seeded fly ash and rice husk bark ash. Compos. Part B Eng. 43, 1293–1301.

Zhuang, X.Y., Chen, L., Komarneni, S., Zhou, C.H., Tong, D.S., Yang, H.M., Yu, W.H., Wang, H., 2016b. Fly ash-based geopolymer: clean production, properties and applications. J. Clean. Prod. 125, 253– 267.

Subaer, (2015). Pengantar Fisika Geopolimer. Jakarta: DP2M Dikti Nath, S.K., Maitra, S., Mukherjee, S., Kumar, S., (2016). Microstructural and morphological evolution of fly ash based geopolymers. Constr. Build. Mater. 111, 758–765.

Albitar, M., Ali, M., Visintin, P., & Drechsler, M. (2017). Durability evaluation of geopolymer and conventional concretes. Contruction And Building Materials, 374– 385.

Putra, Drama. (2006). Penambahan Abu Sekam Padi Pada Beton Dalam Mengantisipasi Kerusakan Akibat Magnesium Sulfat Pada Air Laut. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No. 2.

Standar Nasional Indonesi. (2002). Tata cara perhitungan Struktur Beton untuk bangunan Gedung (Beta Verion). 2002- 032847.

Songpiriyakij, S., Kubprasit, T., Jaturapitakkul, C., Chindaprasirt, P.,

(2010). Compressive strength and degree of reaction of biomass- and fly ash-based geopolymer. Constr. Build. Mater. 24, 236–240.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.